Minggu, 26 Maret 2017

Pengertian Amnesti Pajak dan juga Keuntungannya untuk UMKM



Sering kita dengar belakangan ini mengenai amnesti pajak sejak Juli 2016 yang menjadi sebuah kebijakan baru dari pemerintah. Namun apakah anda mengerti dan tahu apa sebenarnya pengertian amnesti pajak itu sendiri? Amnesti pajak ini juga dikenal dengan sebutan tax amnesty yang mana menjadi kebijakan pemerintah untuk bisa menambah penghasilan atau pemasukan negara.
Tujuannya adalah untuk menutupi defisit anggaran yang berasal dari sumber pendapatan negara yang mana berasal dari pajak. Pada awal ditetapkannya kebijakan ini, banyak masyarakat yang mempertanyakan tentang hal ini apakah akan merugikan atau menguntungkan bagi masyarakat. Meskipun sempat dipertanyakan, pada akhirnya masyarakat pun dapat mengerti dan mulai memahami tentang kebijakan tax amnesty ini. Amnesti pajak ini kemudian diikuti oleh berbagai pengusaha baik dari kalangan menengah atas dan bahkan pemerintah pun juga mengajak para pengusaha kecil dan menengah atau yang biasa disebut sebagai UMKM.

Dilihat dari data-data yang dimiliki oleh Kemenkeu Republik Indonesia, menunjukkan bahwa pada periode pertama, jumlah pajak yang diterima dari UMKM masih dibilang sangat sedikit. Meskipun demikian, pada periode kedua nanti pemerintah masih akan mensosialisasikan tax amnesty ini kepada para pelaku usaha pada bidang UMKM ini.
Pengertian amnesti pajak mungkin sudah banyak diketahui dan dipahami oleh para pelaku UMKM namun ada beberapa kekhawatiran yang dirasakan oleh para pelaku UMKM sehingga nilai pajak yang diterima dari UMKM ini masih kecil. Salah satunya adalah keraguan dari para pengusaha kecil dan menengah akan nilai tebusan yang mereka bayarkan jumlahnya akan sama besar dengan para pengusaha lainnya. Meskipun begitu, pemerintah ini sudah menentukan nilai tebusan ini untuk para pelaku UMKM dimana pengusaha yang memiliki pendapatan mencapai 4,8 milyar akan membayar tax amnesty sebesar 0,5 persen sedangkan jika memiliki harta dengan nilai mencapai 10 milyar atau lebih maka akan membayar sebesar 2 persen.
Mengikuti amnesti pajak ini akan bisa memberikan keuntungan tersendiri bagi para pelaku UMKM meskipun mereka masih merasa ragu dengan kebijakan ini. Beberapa keuntungan yang bisa didapatkan dengan mengikuti tax amnesty ini diantaranya adalah pajak terutang yang mana belum diterbitkan tidak akan dikenakan sanksi administrasi atau pidana pajak.
Wajib pajak ini mendapatkan penghapusan sanksi untuk administrasi seperti misalnya bunga dan atau denda. Pemeriksaan pajak tidak akan dilakukan begitu juga dengan pemeriksaan bukti untuk permulaan hingga pada bidang pidana pajak, kewajiban perpajakan pada masa pajak, bagian tahun, tahun pajak hingga akhir dari tahun pajak yang terakhir. Sedangkan untuk para pelaku UMKM yang belum paham mengenai pengertian amnesti pajak ini kan mendapatkan perlakuan istimewa yang meliputi penghentian pemeriksaan pajak dan bukti awal pajak serta beberapa keistimewaan lainnya.

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.